الملخص في شرح كتاب التوحيد
لفضيلة الشيخ الدكـتور صلح بن فوزان بن عبد الله الفوزان
كتاب التوحيد
وقوله: {وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا} [الإسراء: ٢٣] الآية .
Dan Allah berfirman : Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya.
قضى: أمر ووصّى, والمراد بالقضاء هنا القضاء الشرعيّ الدينيّ، لا القضاء القدريّ الكونيّ.
"
قضى" : artinya
perintah dan berwasiat, dan yang dimaksud dengan "القضاء" di sini adalah perintah secara syariat dan agama, bukan "
القضاء" jenis qodar atau takdir.
ربك: الرب هو المالك المتصرف، الذي ربى جميع العالمين بنعمته.
"ربك" : artinya Tuhan yang memiliki dan yang mengatur segala hal, yang telah memelihara seluruh alam dengan nikmatnya.
.
ألا تعبدوا إلا إياه: أي أن تعبدوه ولا تعبدوا غيره.
"ألا تعبدوا إلا إياه" : artinya yaitu agar menyembah pada Allah dan jangan menyembah selain Allah.
وبالوالدين إحساناً: أي وقضى أن تحسنوا بالوالدين إحساناً، كما قضى أن تعبدوه، ولا تعبدوا غيره.
"وبالوالدين إحساناً" : artinya yaitu, dan Allah memerintahkan agar kamu berbuat baik kepada orang tua, sebagaimana Allah memerintahkan agar kamu menyembahnya, dan jangan menyembah selain Allah.
.
المعنى الإجمالي للآية: الإخبار أن الله -سبحانه وتعالى- أمر ووصّى على ألسُن رسله أن يُعبد وحده دون ما سواه، وأن يحسن الولد إلى والديه إحساناً بالقول والفعل، ولا يسيء إليهما؛ لأنهما اللذان قاما بتربيته في حال صِغره وضعفه، حتى قوِي واشتد.
Makna ayat ini secara global: Memberitahukan bahwa Allah yang Maha Suci dan Yang Mahakuasa memerintahkan dan berwasiat melalui lisan (ucapan) Rasulnya agar Allah disembah dengan esanya selain makhluk selain Allah, dan agar anak berbuat baik kepada orang tuanya dengan perkataan dan perbuatan, dan jangan berbuat jelek pada kedua orang tua; Karena merekalah yang membesarkannya ketika dia muda dan lemah, hingga dia kuat dan dewasa.
مناسبة الآية للباب: أن التوحيد هو آكد الحقوق وأوجب الواجبات؛ لأن الله بدأ به في الآية، ولا يبتدأ إلا بالأهم فالأهم.
Hubungan ayat ini dengan Bab : bahwa tauhid adalah hak yang paling kuat dan kewajiban yang paling penting; Karena sesungguhnya Allah memulainya dengan tauhid di dalam ayat, dan tidak memulai kecuali dengan yang paling utama (penting), kemudian yang paling utama (penting).
ما يستفاد من الآية:
Apa-apa yang bermanfaat dari ayat :
١- أن التوحيد هو أول ما أمر الله به من الواجبات، وهو أول الحقوق الواجبة على العبد.
1- Sesungguhnya tauhid adalah kewajiban pertama yang diperintahkan Allah, dan tauhid adalah hak pertama yang wajib atas hamba.
٢- ما في كلمة (لا إله إلا الله) من النفي والإثبات، ففيها دليلٌ على أن التوحيد لا يقوم إلا على النفي والإثبات: (نفي العبادة عما سوى الله وإثباتها لله) ، كما سبق.
2- Apa-apa yang ada didalam kalimat "لا إله إلا الله" mengandung pengertian "من النفي والإثبات", karena mengandung dalil bahwa tauhid hanya didasarkan pada "على النفي والإثبات": (menyangkal penyembahan dari apa-apa selain Allah dan menetapkan ibadah hanya untuk Allah), seperti yang dijelaskan sebelumnya.
٣- عظمة حق الوالدين حيث عطف حقهما على حقه، وجاء في المرتبة الثانية.
3- Betapa besarnya hak kedua orang tua, karena mengembalikan hak mereka pada haknya, dan itu berada di urutan kedua.
٤- وجوب الإحسان إلى الوالدين بجميع أنواع الإحسان، لأنه لم يخص نوعاً دون نوع.
4- Wajibnya berbuat baik kepada orang tua dengan segala macam kebaikan, karena sesungguhnya Allah tidak mengkhususkan pada suatu macam selain macam yang lain.
٥- تحريم عقوق الوالدين.
5- Keharomannya menyakiti kepada orang tua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar